Akselerasi Penerapan E-Procurement Akan Dimulai Tahun 2011

August 18, 2010 by Jauhar Efendi  
Filed under Informasi

Akselerasi Penerapan E-Procurement Akan Dimulai Tahun 2011 – Penerapan E-Procurement atau pengumuman lelang secara elektronik akan dipercepat melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah dan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Jasa Konstruksi.

Sebelumnya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000, pengumuman harus dilakukan di koran, tidak pernah menyebutkan website, ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 yang terkait dengan pengumuman akan diganti. Di mana, mulai sekarang pengumuman tender boleh dilakukan melalui website. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah, akselerasi penggunaan E-Procurement akan dimulai pada tahun 2011, dan diwajibkan pada tahun 2012.

Tujuan penerapan E-Procurement adalah untuk mendorong mewujudkan pasar yang terintegrasi secara nasional, untuk mencapai efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih tinggi. Selain itu, dengan penerapan E-Procurement, diharapkan proses lelang bisa mengalami percepatan.

Incoming search terms:

penerapan e-procurement

KPAI Apresiasi Kominfo dalam Memberantas Pornografi

August 12, 2010 by Jauhar Efendi  
Filed under Opini

KPAI Apresiasi Kominfo dalam Memberantas Pornografi – KPAI atau Komisi Perlindungan Anak Indonesia sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kominfo terkait langkah beraninya dalam pemblokiran konten porno di Internet.

Ketua KPAI, Hadi Supeno yang saya kitip dari detikinet menuturkan sebaiknya Kominfo dapat menjamin konsistensi pembelokiran permanen terhadap konten-konten pornografi yang banyak beredar di Internet Indonesia. Untuk mendukung langkah ini, Kominfo pun diminta merekrut tenaga-tenaga ahli dibidangnya.

KPAI apresiasi kominfo memberantas pornografi

Sejalan dengan itu memang benar tenpa rekruitmen sumber daya manuasia yang memadai, tentu usaha pemblokiran konten pornografi yang ada akan sia-sia. Hal ini terkait dengan kelompok masyarakat yang tetap berusaha dengan berbagai cara untuk mencari ruang baru dalam menyebarkan konten-konten pornografi.

KPAI juga meminta agar kebijakan Kominfo segera ditindaklanjuti dengan pembentukan gugus tugas untuk mengawasi peredaran pornografi di lapangan. Selain itu, sosilisasi pun harus terus menerus dilakukan ke masyarakat luas.

Dukungan Gerakan Internet Sehat setidaknya bukan hanya tugas dari Kominfo tetapi juga harus di dukung oleh pihak-pihak terkait dalam memberantas pornografi di Internet, seperti ISP (Internet Service Provider), SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Sekolah, Warnet, dan Orang Tua dalam mengawasi peredaran konten-konten pornografi di lingkungannya.

Incoming search terms:

pornografi

Kaltim Expo 2010 Berakhir

August 10, 2010 by Jauhar Efendi  
Filed under Informasi

Kaltim Expo 2010 Berakhir – Pameran pembangunan Kaltim Expo 2010 yang dihelat di Hotel Atlet Stadion Madya, Sempaja, Samarinda, telah berakhir. Ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy, Minggu (8/8) sore, dengan penyerahan hadiah kepada juara stand terbaik I, II, dan III, baik katagori pemerintahan mau pun BUMN/BUMD.

Wagub merasa bersyukur lantaran semua rangkaian kegiatan pameran aman dan lancar. Terlebih pameran yang digelar BPPMD (Badan Perijinan Penanaman Modal Daerah) Kaltim berkaitan HUT Kemerdekaan ke-65 ini memberikan informasi positif tentang hasil-hasil pembangunan yang dicapai, terutama peningkatan UMKM (usaha mikro kecil menengah) dan koperasi sebagai upaya mendukung kesejahteraan masyarakat.

Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu, saya atas nama Pemprov patut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota yang ikut berpartisipasi menyukseskan Kaltim Expo 2010 ini, ucap Wagub sesaat sebelum penyerahan hadiah.

Juara stand terbaik I katagori pemerintahan direbut Dinas Perkebunan (Disbun Kaltim), disusul Dinas Pertambangan Kaltim, dan juara III Pemkab Berau. Sedang juara terbaik I di lingkungan BUMN/BUMD adalah PT Pupuk Kaltim, disusul PT Total (II), dan PT Pertamina.

Kaltim Expo 2010 Berakhir

Kaltim Expo 2010 yang dibuka Gubernur Awang Faroek Ishak, 3 Agustus 2010 cukup mendapat perhatian masyarakat. Ratusan warga datang setiap hari mengunjungi 100 petak stand yang tersedia. Terlebih para peserta pameran seperti SKPD di lingkungan Pemprov, Pemkab/Pemkot, BUMN/BUMD, UMKM dan koperasi memang menampilkan ciri khas dengan produk-produk unggulan mereka.

Contoh misalnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim. Menempati stand terdepan, Diskominfo tak hanya memasyarakatkan UU No 14/2008 tentang KIP (Keterbukaan Informasi Publik), UU No 44/2008 tentang Pornografi, tapi menyediakan pula kemajuan TI (teknologi informasi) berupa internet. Tak heran kalau stand ini banyak diminati pengunjung yang mengutak atik internet atau chatting melalui facebook secara gratisan.

Stand BPPMD Kaltim juga tak kalah menariknya. BPPMD antara lain memajang program Kaltim Hijau (Kaltim Green), proyek freeway (jalan bebas hambatan), pembangunan pelabuhan Maloy, termasuk proyek Bandara Samarinda Baru (BSB). Begitu pula stand Disbudpar, BKKBN, Disdik, Badan Perpustakaan, Dinas Perkebunan, Distamben, DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kaltim, PT Pertamina, dan PT Pupuk Kaltim yang juga mendapat perhatian.

Lantas di antara 14 kabupaten/kota yang tampil agak mencolok adalah Malinau, Kutai Timur, Berau, dan Bulungan. Malinau misalnya yang menempati dua petak stand berseberangan dengan BPPMD, menampilkan beragam produk kerajinan manik-manik, makanan ringan olahan, termasuk hasil pertanian beras Adan. Begitu juga Berau yang memborong tiga petak di belakang mempromosikan keunggulan wisata bahari Pulau Derawan, berbagai produk kerajinan, makanan ringan olahan, dan lainnya. Semua produk home industry dari kabupaten/kota ini memang mendapat perhatian pengunjung.

Incoming search terms:

expo pembangunan 2010 in sempaja, info kaltim 2010, Sensus penduduk kaltim 2010

Media Center Harus Dekat Dengan Masyarakat

August 9, 2010 by Jauhar Efendi  
Filed under Opini

Terjadinya keengganan masyarakat untuk mengunjungi media centre salah satu penyebanya adalah letak media centre yang tidak tepat hingga berdampak rendahnya minat masyarakat untuk memanfaatkanya .

Bagaimana masyarakat tertarik memanfaatkan ke Media Centre , untuk mengunjungi saja masyarakat harus dihadapkan dengan prosedur harus lapor Satpam , dan prosedur lainya .

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid. Dokumentasi dan Informasi (Dokinfo) , Nurdin AR, mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim , pada acara Focus Group Discution , yang digelar oleh Balai Besar Pengkajian ,Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan di Samarinda Selasa (3/8 ) .

Media centre harus strategis letaknya artinya mudah dijangkau tidak mutlak harus didalam ruangan disuatu kantor cukup dihalaman kantor saja sehingga akan memunculkan minat bagi masyarakat untuk menggunakanya .

Kabid Dokinfo Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Nurdin AR, menegaskan, media centre bantuan pemerintah pusat ini juga harus dibarengi dengan dana penunjang perawatan yang memadai karena pihak Diskominfo Kaltim tidak dibenarkan oleh aturan untuk membiayai perbaikan kerusakan asset milik pemerintah pusat dengan dana APBD .

Sementara itu peserta Focus Group Discution dari kalangan Pers dan juga akademisi , cendrung menyoroti agar keberadaan Media centre ini benar-benar aman dari sisi pesan (Massage ) dua arah ( Two Way Trafic Comunications ) yang disampaikan , sehingga masyarakat yang sudah melek Tehnologi Informasi Komunikasi benar-benar menggunakan Media centre untuk hal yang pisitif, dan bermanfaat bukan justru sebaliknya .

Kepala Sub. Bidang Program Balai Besar Pengkajian, Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan, Parulian Situmpul, berjanji akan menindaklanjuti berbagai masukan dari seluruh peserta Focus Group Discution ini sehingga tujuan Pemerintah Pusat untuk memberdayakan Media centre bagi kepentingan masyarakat benar-benar tepat sasaran .

Kegiatan Focus Group Discution ini telah dilaksanakan di 6 propinsi diantaranya Sumatra Barat,Riau, Kepulauan Riau , Kalbar ,Nangroe Aceh Darussalam serta Kaltim .

Awang Faoek Ishak, Tabung Gas Tanpa SNI Segera di Tarik

August 5, 2010 by Jauhar Efendi  
Filed under Informasi

tabung gas SNIGubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak kembali mengungkap rasa keprihatinnya terkait berbagai kasus kompor gas di Indonesia yang masih meresahkan masyarakat. Meski di Kaltim belum ada kejadian, ia menghendaki semua Buapati dan Walikota untuk mengawasi pemasaran tabung gas elpiji, terutama yang beratnya tiga kilogram.

“Saya perlu mengingatkan soal kompor gas ini, khususnya tabung gas yang isi 3 kilogram. Saya minta semua Bupati dan Walikota untuk mengawasi terhadap pemasaran tabung gas elpiji di daerahnya masing-masing,” ucap Gubernur Faroek sebelum membuka pameran pembangunan Kaltim Expo 2010 di halaman parkir Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Selasa (3/8).

Selama ini, urai Faroek, memang belum ada kejadian kompor gas di Kaltim. Bahkan, ia pun berharap di hari-hari mendatang jangan sampai ada kejadian kompor gas di seluruh Kaltim. Hanya saja, Faroek perlu mengingatkan semua Bupati /Walikota untuk melakukan pengawasan peredarannya agar masyarakat terhindar dari bahaya yang tak diinginkan ini.

Menurut Faroek, cara pengawasannya dengan menggiatkan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.
“Saya minta, tingkatkan sidak ke pusat-pusat penyebaran tabung gas. Kalau ditemukan tabung gas yang tanpa memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), segera ditarik dari peredarannya,” pintanya di hadapan ratusan undangan, termasuk Bupati Berau H Makmur HAPK sebagai satu-satunya dari 14 bupati/walikota yang hadir.
Terkait program konversi minyak tanah ke gas ini, Gubernur Faroek tidak sependapat kalau dikembalikan ke asalnya.

“Program konversi itu sudah baik. Tetap teruskan dan tak perlu distop, tinggal pengawasan penjualan tabung gasnya saja yang perlu kita tingkatkan,” harapnya lagi.

Next Page »