4 Tips Disaster Recovery bagi UKM
December 6, 2009 by Jauhar Efendi
Filed under Category Informasi
Di Indonesia karakteristik UKM (Usaha Kecil Menengah) -nya sedikit berbeda dengan negara-negara di Asia lainnya. Merujuk data Symantec, 47 persen UKM tidak memiliki rencana resmi perihal backup data mereka. Padahal ini sangat krusial karena 77 persen UKM mengaku tinggal di kawasan rawan bencana, seperti gempa bumi.
Dalam acara diskusi Symantec perihal pentingnya backup dan recovery bagi UKM bertempat di Grand Hyatt Jakarta, Kamis (25/11/2009) tampil Yos Dappu, Enterprise Director Symantec sebagai pembicara.
“Di Indonesia sendiri pelaku UKM merasa tidak terlalu butuh membackup data. Mereka lebih suka mencari orang IT saat data mereka bermasalah,” paparnya. Oleh karena itu Symantec memberi 4 tips rekomendasi Disaster Recovery bagi UKM:
1. Tentukan kebutuhan Anda.
UKM harus memutuskan jenis informasi penting yang harus diamankan dan dilindungi. Selain itu juga diperlukan monitoring laporan industri, yang membantu mengidentifikasi ancaman bagi UKM.
2. Libatkan penasehat terpercaya.
Dengan SDM dan waktu terbatas, UKM dapat beralih ke penyedia solusi yang membantu membuat rencana serta perlindungan yang tepat untuk melindungi database.
3. Terapkan otomatisasi.
Otomatisasi proses backup memastikan bahwa backup tidak dianggap enteng. UKM dapat mereduksi downtime dengan mengimplementasikan tools otomatis, yang meminimalisir keterbatasan manusia.
4. Lakukan pengujian tiap tahun.
Pengujian disaster recovery sangatlah penting. Dan UKM harus berupaya memperbaiki keberhasilan pengujian, dengan evaluasi serta mengimplementasikan metode-metode pengujian yang tidak menimbulkan gangguan.





